Who had a beauty too much more than human? Oh, where are the snows of yesteryear! (Francois Villion) Sore yang indah baru saja pergi. Aku mengantarnya beranjak pergi dari jendela rumah studio. Aku titipkan salam rinduku untuk istri dan anak-anakku di kampung. Aku tahu, esok pagi dia akan menemui Amartya dan istriku di suatu desa yang jauh di sana. Kelinci berlarian di dekat jendela, lompat ke sana ke mari, menikmati hangatnya sore yang indah. Domba-domba di seberang sana, seperti biasa, tidak peduli dengan situasi apapun. Mereka hanya makan rumput. Sudah sebulan aku di Utrecht, Belanda. Meski terasa waktu berjalan lambat, akhirnya aku sampai juga di ujung bulan pertama. Berat sekali hidup tanpa anak dan istri. Apalagi Amartya lagi lucu-lucunya. Dia sedang mulai meniru kata-kata, mengenal benda-benda dan nama-nama. Aku tidak tega meninggalkan istriku sendirian. Tidak sepenuhnya kuasa meninggalkan anakku yang sedang berada dalam masa keemasan pertumbuhannya. Istriku dan Amartya harus m...
Comments