Cerita Tentang Kelahiran Amartya
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke pada Allah yang telah menganugrahkan mutiara hidup dan amanah padaku. Kedua, dua jempol patut diacungkan pada istriku tercinta yang telah mengantarkan Amartya pada nafas dunia dengan tabah, sabar, kuat dan penuh kasih sayang. Ketiga, terima kasih harus diucapkan pad Ivon, sang bidan, Ms Leane Ms Keane, dokter anak, yang telah membantu persalinan, memeriksa Amartya, mengawasinya selama 3 hari di rumah sakit The Royal Women Hospital. Terakhir buat anda semua yang telah mendoakan kami, kami hanya bisa berterima kasih. Istriku mulai merasakan kehadiran Amartya jam 11.00 malam waktu Melbourne. Lendir kuning becampur sedikit darah keluar dan terlihat di pembalutnya. Perutnya di dera sakit seperti haid beberapa kali, namun belum rutin. Sakit itu kadang hilang begitu saja. Aku tahu itu pertanda Amartya akan segera datang. Namun ini baru awal masa perjuangan sang istri melahirkannya. Jum'at malam itu aku tidur larut. Selepas tengah mal...