Posts

Showing posts with the label Politik

Note on Gus Dur

Image
Ketika di pesantren Darussalam Ciamis, semasa SMA, saya seorang Gus Dur-ian sejati. Ada seorang kawan lain, Kholil namanya, yang juga seperti aku: menjadi fans berat Gus Dur. Posisi yang aku ambil untuk menjadi fans Gus Dur, saat di pesantren itu, kurang populer. Maklum, pesantrenku itu pesantren Persis/Muhammadiyah. Aku sering diledeki oleh kawan sebagai pengagum seorang yang Kiai plin-plan, Kiai pendukung Israel, Kiai nyeleneh karena mau ganti ucapan 'assalamu'alaikum' dengan selamat pagi, Kiai yang 'menyamaratakan' agama dan lain-lain. Pendirianku tidak goyah, aku tetap Gus Dur-ian hingga keluar pesantren. Aku tahul nama Gus Dur di pesantren sebelum aku masuk Darussalam, tepatnya di pesantren Darul Ulum, sebuah pesantren NU di kampungku. Pesantrenku adalah sebuah pondok NU tradisional. Semua santrinya tidak ada yang sekolah, kecuali aku dan saudara sepupuku. Itupun setelah minta izin yang sedikit ribet dari pak Kiai. Di pesantrenku dulu, kemanapun pergi santri w...

Model Sekularisme Buat Kita

Oleh: Zezen Zaenal Mutaqin Staf Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI). Aktif di Forum Muda Paramadina Pada era 70-an, publik dikejutkan oleh kontroversi pemikiran Nurcholish Madjid yang mempromosikan model sekular dalam bernegara. Gagasan tersebut saat itu dianggap gila karena berlawanan dengan arus utama umat Islam yang sejak awal menghendaki dijadikannya  Islam sebagai dasar negara Sekarang, sekularisme masih menjadi kontroversi. Sebagian masyarakat masih alergi dengan kata itu. Sekularisme sering dianggap sebagai sistem yang pasti menjauhi dan memusuhi agama. Karena itu, ide sekularisme hampir tidak pernah populer di kalangan mayoritas umat Islam Pandangan mayoritas umat tersebut tidak bisa sepenuhnya disalahkan. Anggapan umum itu ada benarnya karena selama ini sekularisme kerap kali diartikan “negara anti-agama” atau setidaknya “netral-agama”. Negara adalah urusan publik sementara agama adalah hal privat.  Masyarakat, terutama umat Islam, menganggap cara pandang ini sang...

DEMOKRASI, ANTARA KAPITALISME DAN SOSIALISME

Oleh: Zezen Zaenal Mutaqin. [1] LATAR BELAKANG Perdebatan seputar demokrasi biasanya selalu dikaitkan dengan permasalahan sosialisme dan kapitalisme. Dalam diskursus ini, masalah klasik yang sampai sekarang masih diperdebatkan adalah: apakah demokrasi, sebagai sebuah sistem politik, lebih mungkin hidup dalam sistem ekonomi kapitalisme liberal, atau justru dalam sistem ekonomi sosialis. Berkaitan dengan hal ini, buku yang sangat termasyhur dari seorang pemikir Jerman yang lama di Amerika, Joseph Schumpeter, akan sangat relevan untuk kita singgung. Schumpeter pada tahun 1942 menerbitkan sebuah buku: Capitalism, Socialism and Democracy. Buku tersebut membahas kecendrungan perkembangan sistem ekonomi dari sistem kapitalis kepada sosialisme, dan membahas keterkaitan antara demokrasi dengan masing-masing sistem tersebut. Schumpeter yang sangat mengagumi kapitalisme dan tidak terlalu suka terhadap sosialisme, pada kesimpulan dalam bukunya berpendapat bahwa ternyata pada akhirnya, kapitalisme ...

DEMOKRASI, ANTARA KAPITALISME DAN SOSIALISME

Oleh: Zezen Zaenal Mutaqin. [1] LATAR BELAKANG Perdebatan seputar demokrasi biasanya selalu dikaitkan dengan permasalahan sosialisme dan kapitalisme. Dalam diskursus ini, masalah klasik yang sampai sekarang masih diperdebatkan adalah: apakah demokrasi, sebagai sebuah sistem politik, lebih mungkin hidup dalam sistem ekonomi kapitalisme liberal, atau justru dalam sistem ekonomi sosialis. Berkaitan dengan hal ini, buku yang sangat termasyhur dari seorang pemikir Jerman yang lama di Amerika, Joseph Schumpeter, akan sangat relevan untuk kita singgung. Schumpeter pada tahun 1942 menerbitkan sebuah buku: Capitalism, Socialism and Democracy. Buku tersebut membahas kecendrungan perkembangan sistem ekonomi dari sistem kapitalis kepada sosialisme, dan membahas keterkaitan antara demokrasi dengan masing-masing sistem tersebut. Schumpeter yang sangat mengagumi kapitalisme dan tidak terlalu suka terhadap sosialisme, pada kesimpulan dalam bukunya berpendapat bahwa ternyata pada akhirnya, kapita...