Sisi Gelap Kota.
Kesan pertama begitu menggoda. Selanjutnya? Tunggu dulu. Aku mulai menemukan sisi lain kota yang indah ini. Semuanya perlahan tersingkap ketika aku mulai masuk kelas di fakultas Hukum. Gedung yang indah dengan arsitektur kubisme pasca-modern, taman yang luas, perpustakaan ideal dan dosen-dosen yang keren. Fasilitas yang aku dapatkan hampir tanpa batas. Dunia ada di ujung jari. Aku hanya tinggal menggerakan telunjuk untuk menekan tombol “enter’, seluruh dunia terbuka. Dari kampusku aku bisa masuk ke situs-situs manapun di dunia. Kecepatannya juga tidak seperti jika aku mengakses internet di kampusku di Ciputat yang lambatnya minta ampun. Dari kampusku aku hanya butuh waktu 2 detik untuk mengunduh satu jurnal bagus dari situs di Amerika. Kadang kalau lagi tidak sibuk, kecepatannya bisa sampai 1 mega per detik. Aku juga bisa nonton konser langsung group band U2 dari Amerika lewat situs Yutube. Buku-buku yang ingin aku baca juga tersedia. Kita tinggal cek di situs perpustakaan kampus apaka...